Selamat Menempuh Hidup Baru
![]()
Kami ucapkan selamat menempuh hidup baru kepada:
Mas Basuki Wawan (Basuki) ‘87
dan
mbak Astie (Dianeka Prasasti)’91
yang telah melangsungkan pernikahan pada hari Sabtu
tgl 5 Juli 2008. Semoga berhasil membangun keluarga yang bahagia,
sakinah, warohmah dan mawaddah.
Perayaan berlangsung di Gedung Sasana Bakti Alun-alun Blora pk.
12.00 -14.00.
Kedua penganten yang dibalut busana warna emas tampak
berbinar-binar bahagia menerima ucapan selamat daripara undangan
yang hadir.
Memang ILUSA benar-benar membawa berkah. Bagaimana
tidak? Mereka ternyata dipertemukan kembali setelah puluhan tahun
tidak jumpa pada waktu berlangsungnya Musyawarah Umum Anggota (MUA)
ILUSA tgl 15 Desember lalu. Begitu “gabrug” thik langsung cocok
cah…. setelah pdkt selama 6 bulan, akhirnya bersatu di pelaminan.
Selamat….selamat…
[budhe ipoeng]













Barokallohulak wa baroka ‘alaik wa jama’a bainaa kumaa fii khoir.
Semoga menjadi keluarga yang barokah, akinah, dan mawaddah buat mbak Astie dan mas Basuki (wawan).
.:mus:.
(mauidloh hasanah versi mbeling)
“Perkawinan bukan”
Perkawinan bukan pertandingan bola, tidak ada
yang harus mencatat kemenangan
Perkawinan bukan pelajaran sejarah, jadi tidak ada yang perlu menghapal pertempuran-pertempuran masa lalu
Perkawinan bukan kampanye politik, yang penuh dengan janji-janji yang tidak akan ditepati
–
Perkawinan bukan komputer. Tidak ada batas jumlah
memori untuk mengingat saat-saat indah
Perkawinan bukan persaingan. Kalau pasangan anda kalah berarti anda menang. Ingat jika pasangan anda kalah berarti anda juga kalah
Perkawinan bukan mobil. jadi tidak bisa menukar yang
lama dengan model baru setiap lima puluh ribu kilometer
–
Perkawinan bukan bursa saham. Investasi dalam
perkawinan selalu memberikan keuntungan
Perkawinan bukan taman hiburan dimana anda bisa keluar begitu kesenangannya berakhir. Perkawinan adalah hubungan yang cukup anda percayai untuk tetap tinggal sampai kesenangannya kembali
Perkawinan bukan putri dan pangerannya diatas kuda
putih, berkuda bersama menuju matahari terbenam :
perkawinan adalah seorang pria dan wanita yang saling mencintai didunia nyata, menghadapi masalah-masalah nyata, berbagi dalam suka dan duka, dan menjalani semua itu dengan tetap menjadi sahabat terbaik.
Baarakallahu laka wabaraka ‘alaiyka wa jama’a baiynakuma fii khoir) = Mudah-mudahan Allah memberimu keberkahan, Mudah-mudahan Allah mencurahkan keberkahan atasmu dan mudah-mudahan Dia mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad 2:38, Tirmidzi, Darimi 2:134, Hakim 2:183, Ibnu Majah dan Baihaqi 7:148).